Petualangan Pramugara keluar dari zona nyaman

Petualangan Pramugara keluar dari zona nyaman. Mengawali karir setelah lulus SMA pada tahun 1996 merupakan ketetapan hati yang dipilih untuk segera memasuki dunia kerja di kala teman-teman seangkatan lainnya sibuk berjibaku dengan seleksi UMPTN dan bangku kuliah.

Berbekal cita-cita dan tekad yang kuat untuk berkarir di dunia penerbangan mengantarkan seorang anak lulusan SMA untuk mengikuti seleksi rekrutmen awak kabin (Pramugara/Pramugari) di salah satu penerbangan domestik nasional yang alhamdulillah menjadi pembuka jalan menapaki karir di dunia penerbangan sebagai seorang Pramugara pada tahun 1997.

 

                                                                            Petualangan Pramugara keluar dari zona nyaman

9 tahun mengarungi udara nusantara ternyata tidak membuat gejolak hati berhenti untuk terus melebarkan sayap petualangan ke ruang udara internasional. Tahun 2006 merupakan “take off” pertama yang menandai petualangan udara internasional di mulai sepenuhnya dan membuat harus meninggalkan tanah air bersama salah satu penerbangan charter dari Eropa yang menjalankan kerjasama penerbangan haji dan umroh dengan penerbangan nasional Saudi Arabia.

 

 

Begitu banyak berkah yang di dapat dari petualangan karir yang dinamai “Tour of Duty” ini, hingga mencapai jenjang karir yang di harapkan dan dapat mengantarkan langkah kaki menginjak tanah suci di Makkah dan Madinah serta beribadah di depan Ka’bah di Baitullah dan berziarah ke Masjidil Nabawi di Madinah.

 

 

Dengan semua berkah yang di dapat membawa perjalanan karir terus menanjak seiring dengan luasnya wawasan, pemikiran dan sudut pandang dalam melihat setiap moment yang di lalui.

Ada sudut pandang lain yang mulai menggelitik hati dalam melihat setiap kejadian dan kesempatan yang ada selama menjalankan “Tour of Duty” hingga pada akhirnya tidak dapat menghentikan hati, pikiran dan langkah kaki untuk mencari jalan lain menyusuri sudut pandang baru tersebut yang terlihat sangat menarik dan memberikan secercah sinar lebih terang di kejauhan.

Sinar terang di kejauhan itu lah yang akhirnya membawa kembali pulang ke tanah air setelah 7 tahun merantau di negara gurun yang membawa berkah, dengan harapan suatu hari nanti akan tiba saatnya diri ini tegak berdiri diatas kaki sendiri dibawah sinar yang lebih terang dengan membawa seluruh keluarga dan orang-orang yang di cintai menebar manfaat kepada orang lain dan lingkungan sekitar.

Transformasi/hijrah/perubahan atau apapun disebutnya memang bukanlah suatu keputusan yang mudah untuk di ambil dan bukan juga proses yang mudah untuk di lalui, namun suratan kehidupan mengatakan bahwa tidak ada hal yang tidak akan berubah. HANYA PERUBAHAN ITU SENDIRI LAH YANG TIDAK AKAN BERUBAH, sehingga hidup kita tidak ada pilihan selain BERUBAH atau TERGILAS DAN MATI.

 

Petualangan Pramugara keluar dari zona nyaman

Setiap transformasi/hijrah/perubahan yang dilakukan harus dapat di pastikan menuju arah sinar yang lebih terang dengan segenap ketetapan hati yang positif untuk membawa manfaat yang jauh lebih besar.

Semoga ALLAH SWT meridhoi menjaga dan meridhoi setiap langkah positif yang saya, anda dan kita semua jalani, AAMIIN YAA RABBAL ALLAMIN.

Wassalam.

SWANDONO (SWD)

#2018gantikuadran #seeyoufromthetop

 

 

baca juga artikel : https://swandonoswd.com/catering-nasi-bungkus-nasi-kotak-prasmanan-di-tangerang-selatan/

 

One thought on “Petualangan Pramugara keluar dari zona nyaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!