Tips Saat Umroh Kulit Tetap Sehat Jangan Terlalu Sering Mandi

Tips Saat Umroh Kulit Tetap Sehat Jangan Terlalu Sering Mandi selama berada di tanah suci mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem antara Saudi Arabia dan Indonesia.

Cuaca panas diprediksi akan ditemui para jamaah hingga penyelenggaraan haji beberapa tahun ke depan.

Hal ini dikarenakan musim panas di Arab Saudi berlangsung pada bulan Juni hingga Agustus di setiap tahunnya, sementara awal keberangkatan jamaah haji reguler kloter pertama dimulai pada bulan Juli 2019 dan wukuf di Arafah sebagai puncak ritual haji akan dilakukan pada 10 Agustus 2019.

Tips Saat Umroh Kulit Tetap Sehat

Dari Rencana Perjalanan Haji tersebut diperkirakan para jamaah akan melewati musim panas yang suhu udaranya mencapai 55°C atau bahkan lebih.

Di cuaca sepanas itu tentulah mandi menjadi kegiatan yang paling menyenangkan. Kulit tubuh yang kering dan panas diterpa terik matahari akan dingin dengan guyuran air segar.

Sayangnya yang jarang diperhatikan jamaah haji, kelembaban udara di Arab Saudi yang relatif lebih rendah dibanding Indonesia menyebabkan keringat tidak mudah keluar, atau mungkin keluar namun menguap dengan cepatnya. Padahal kelenturan dan kesehatan kulit sangat dipengaruhi dengan tingkat kelembaban dan lapisan minyak di permukaannya.

Bayangkan saja, keringnya kulit yang terus dihantam dengan udara panas dan kelembaban rendah, sementara produksi minyak yang melapisi kulit terhambat dengan keringat yang tak tak kunjung datang akan semakin diperparah dengan guyuran air mandi dan sabun yang semakin menjadikan kulit bersih dari lapisan minyak.

Dengan demikian, apa yang akan terjadi? Kulit yang kering akan mulai tampak pecah-pecah terutama di sekitar tumit dan bibir, begitupun bagian paha dan sekitar pergelangan kaki yang sering dibasuh air wudhu pun terasa gatal.

Tips Saat Umroh Kulit Tetap Sehat Jangan Terlalu Sering Mandi selama berada di tanah suci mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem antara Saudi Arabia dan Indonesia.

Tips Saat Umroh Kulit Tetap Sehat

*Lalu bagaimana mengantisipasinya?*

Tidak sulit, untuk bagian bibir Anda bisa menggunakan lip gloss/lip balm, sementara untuk tumit dan bagian tubuh lain dapat menggunakan lotion.

Namun salah satu cara tradisional yang bisa dicoba adalah memakai minyak zaitun. Selain murah, minyak zaitun cukup ampuh dan aman digunakan untuk bibir dan anggota badan yang lain.

Namun jika Anda sudah terlanjur merasakan gatal, kebanyakan jamaah haji Indonesia mengira bahwa gatal itu disebabkan karena kurang bersih ketika mandi, sehingga mereka pun akan menambah kuantitas mandinya dan menggosok bagian yang gatal tersebut dengan sabun semakin banyak.

Padahal kasus gatal justru terjadi kebanyakan karena kulit yang kering, dan penanganannya pun mudah. Cukup tahan diri untuk tidak mandi satu atau dua hari, dan bagian yang gatal berikan sedikit minyak zaitun. Dengan demikian rasa gatal akan berangsur hilang.

Tak perlu khawatir badan kotor jika tidak mandi seharian, karena aktivitas para jamaah sejatinya tidaklah berat. Hanya berkisar antara hotel, masjid dan Mall. Bahkan kalau Anda perhatikan, orang Arab dan penduduk sekitar pun biasa mandi 2 atau 3 hari sekali.

Maka yang perlu diperhatikan, semakin sering Anda mandi, dimungkinkan semakin hilang lapisan minyak di permukaan kulit. Dengannya kulit akan terasa kering, mudah pecah dan gatal. Untuk alasan kenyamanan, setidaknya Anda bisa mandi sehari sekali di Tanah Suci.

Selamat mencoba tipsnya, semoga perjalanan ibadah Anda selalu diberikan kesehatan, kemudahan. Amiin

Tips Saat Umroh Kulit Tetap Sehat

 

Baca juga artikel :  https://swandonoswd.com/berkah-setelah-umroh-bersama-madinah-iman-wisata/

https://web.facebook.com/umrohwisatahalal/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!